Green Look Me - Blogger Kere 2009

Green Look Me Adalah Seorang Blogger Kere Sejak Tahun 2009

Rabu, 18 April 2018

Pendaki Gincu Anak Gunung Yang Suka Betualang

Cerita pendaki gunung yang suka bergincu setiap naek gunung, Yuk buruan semua ramaikan acara fun camp pendaki gincu.. Buruan daftarkan diri kalian dan ramaikan acara nya... Di jamin pasti seru dan bakal mendapatkan keluarga baru dan jodoh baru (bila beruntung) Go follow @pendakigincu Salam lestari Salam persahabatan Salam rimba ...



Apakah kita seorang Pendaki Gunung, Penjelajah alam, Penikmat alam, Penggiat alam bebas atau Pecinta Alam ?
Kegiatan mendaki gunung sangat identik dengan seorang pecinta alam. Para pendaki gunung biasanya memiliki background sebagai anggota organisasi pecinta alam atau mahasiswa pecinta alam. Dari waktu ke waktu jumlah pendaki gunung semakin banyak. Hal itu juga diikuti dengan bertambahnya jumlah sampah di gunung. Tumpukan sampah di gunung adalah sebuah bukti bahwa hanya sedikit pendaki gunung yang mempunyai jiwa pecinta alam.

Pada dasarnya tidak semua pendaki gunung adalah pecinta alam dan tidak semua pecinta alam suka mendaki gunung. Tapi satu hal yang pasti adalah semua orang yang mendaki gunung disebut sebagai pendaki gunung. Pendaki gunung itu sendiri terdiri dari bermacam macam jenis manusia yang hidup di bumi. Hal itu akan melahirkan bermacam macam jenis pendaki gunung. Dari macam macam jenis pendaki gunung tersebut banyak yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya. Jika semua orang yang mendaki gunung adalah seorang pecinta alam tentunya tidak akan terdapat banyak sampah di gunung. Berdasarkan kenyataan ini kita bisa menarik suatu kesimpulan bahwa tidak setiap pendaki gunung adalah seorang pecinta alam.

Menjadi pendaki gunung itu mudah. Kita hanya perlu mendaki sebuah gunung dan sampai di puncaknya. Sedangkan menjadi pecinta alam itu sangat sulit. Kita harus membuktikan bahwa kita memiliki rasa cinta pada alam sehingga bisa disebut seorang pecinta alam.

Bagaimana seseorang bisa disebut pecinta alam ?
Yaitu ketika kita bisa membuktikan rasa cinta kita pada alam. Contohnya dimulai dari hal hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya hingga berkembang menjadi hal hal besar seperti menanam pohon, menanam mangrove, membersihkan lingkungan dll.

Banyak pendaki gunung yang tidak berani mengaku sebagai pecinta alam. Mereka lebih memilih mengaku sebagai penggiat alam bebas, penjelajah alam atau penikmat alam. Ketidakberanian mereka untuk mengaku sebagai pecinta alam adalah salah satu perwujudan bahwa banyak pendaki gunung yang tidak memiliki rasa cinta pada alam. Akibatnya mereka semakin mengotori gunung karena memang mereka hanya menjelajah, menikmati lalu pulang.

Mungkin sebagian dari mereka yang mengaku sebagai penikmat alam, penjelajah alam atau penggiat alam bebas tidak membuang sampah di gunung. Tapi mereka tidak pernah menunjukkan rasa cintanya pada alam dengan berpartisipasi dalam kegiatan kegiatan seperti menanam pohon, menanam mangrove atau membersihkan lingkungan. Kontribusi mereka dalam menjaga alam masih kalah jauh dengan para pecinta alam.

Mungkin sebagian dari mereka yang mengaku sebagai penikmat alam, penjelajah alam atau penggiat alam bebas kadang juga berkontribusi dalam kegiatan seperti menanam pohon, menanam mangrove atau membersihkan lingkungan. Tapi mereka masih takut untuk menyebut dirinya seorang pecinta alam, Padahal apa yang telah dilakukanya adalah perwujudan dari rasa cinta pada alam. Alasanya karena menjadi seorang pecinta alam adalah sesuatu yang berat.
Pecinta alam bukan hanya sebuah sebutan atau julukan. Pecinta alam adalah sebuah prinsip hidup. Ketika kita memutuskan untuk menyebut diri kita sebagai pecinta alam, maka saat itu juga prinsip itu telah melekat pada kehidupan kita. Prinsip tersebut harus kita jaga hingga akhir hayat, prinsip tersebut harus kita wariskan pada anak dan cucu kita.
Mudah untuk memperoleh sebutan pendaki gunung, penggiat alam bebas, penjelajah alam atau penikmat alam. Tapi untuk memperoleh sebutan pecinta alam kita harus mematuhi sebuah prinsip, karena pecinta alam bukan sekedar julukan. Keberanian kita untuk mengakui bahwa kita seorang pecinta alam adalah langkah awal untuk menjadi seorang pecinta alam. Rasa bangga kita sebagai seorang pecinta alam adalah sebuah langkah penting untuk mematuhi prinsip yang telah kita telan.

Tanyakan pada hati anda kenapa anda takut disebut pecinta alam ?
Beberapa orang yang tidak berani menyebut dirinya seorang pecinta alam adalah mereka yang tidak selalu mencintai alam,
Mereka tidak yakin selamanya bisa membuang sampah pada tempatnya,
Mereka tidak yakin selamanya bisa menjaga kebersihan lingkungan,
Mereka takut tidak bisa mencintai alam seutuhnya sehingga menghindari sebutan "pecinta alam"
Saya suka mendaki gunung, menikmati alam dan menjelajah alam. Tapi saya lebih suka disebut sebagai seorang pecinta alam. Sebutan tersebut merupakan sebuah amat besar. Amanat yang membuat seseorang harus selalu mematuhi sebuah prinsip yang telah kita telan. Prinsip tersebut akan membuat seseorang selalu membuang sampah pada tempatnya dan akan selalu menjaga lingkungan dimana dia berada.

Saya tidak taut disebut pecinta alam, karena saya yakin mampu membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan, Selamanya
Kita takkan pernah tau jika tak pernah mencoba
Saya selalu bangga menjadi pecinta alam
Kalau Anda ?
SALAM LESTARI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar